Postingan

Menampilkan postingan dari 2024
Gambar
Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.   Janganlah Menjadi Serupa Di dalam masyarakat kita terdapat pepatah bijak, bahwa orang pertama kali belajar dengan meniru. Dengan meniru orang terbantu untuk menemukan bentuk pemikirannya sendiri. Di balik pepatah tersebut terdapat pengandaian antropologis, bahwa manusia hidup dan berkembang dengan meniru. Kita berbicara, berjalan, berelasi, dan bahkan membuang udara dengan meniru orang-orang yang ada di sekitar kita. Manusia adalah  homo mimesis . Manusia adalah mahluk yang multidimensi. Salah satu dimensi yang tertanam dalam kodratnya adalah keinginan untuk meniru, atau mimesis. Mimesis sendiri memiliki beragam arti, seperti imitasi, dan berbagai bentuk tindakan yang meniru suatu objek tertentu. Jika objek yang kita tiru itu baik, maka baiklah kita, begitu juga ...
Gambar
Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."   Hidup dari Firman Allah Makanan pokok merupakan makanan yang paling umum disantap dan sangat dominan di suatu daerah. Tercatat 3,5 miliar orang di dunia mengonsumsi nasi, yang tersebar di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Di Meksiko, Jagung menjadi salah satu makanan utama penduduknya. Di Eropa, Kentang menjadi makanan pokok karena memiliki kadar karbohidrat yang tinggi dan mengenyangkan. Ada juga Gandum yang dikonsumsi sebagian orang di Eropa, Amerika dan Asia. Terdapat juga ubi yang menjadi makanan pokok di beberapa negara, khususnya di Mediterania, beberapa negara Eropa serta Asia. Artinya makanan pokok umat manusia di muka bumi ini beragam jenisnya, dengan tujuan yang sama: menjaga kehidupan tubuh Fisik kita tetap terpelihara. Cukupkah itu?     Yesus baru saja menyelesaikan masa berpuasa di Padang Gurun selama 40 hari...