Lawanlah Godaan!
Kenapa Hawa Sendirian Ketika iblis menggodanya? Di mana Adam?
Ada pertanyaan yang sederhana, terkesan bercanda, namun sebenarnya punya makna yang dalam ketika tadi kami membahas Ktobah Minggu depan, 09 Maret 2014. pertanyaannya: "kenapa hawa sendirian ketika iblis datang mencobainya? kenapa adam tidak bersama-sama dengan hawa, sehingga iblis itu tidak bisa mempengaruhi dia?"(Kejadian 3:1-7).
Jawaban yang diberikan rekan-rekan penatua beragam."Mungkin adam lagi pergi sebentar, ntar juga balik". "Mungkin Hawa lagi pengen sendiri, jadi adam tinggal di rumah". Bahkan yang lebih lucu lagi,"mungkin si Adam lagi ke sawah melihat padi yang dia tanam." hehehehehe... ada-ada saja.
Tetapi jika di renungkan: kenapa Hawa sendirian waktu itu? betul juga, mungkin kalau adam bersama dengan dia, mendampingi dia, maka Hawa akan mampu meawan godaan si iblis.
Kalau kita kaitkan dengan kehidupan rumah tangga, suami dan isteri, pertanyaan ini tertuju kepada kita: apakah kita selalu menemani isteri/suami kita? apakah kita selalu berjalan beriringan dalam menjalani semua yang kita hadapi bersama dalam rumah tangga kita? seringkali yang kita temukan, banyak suami dan isteri yang tidak lagi menyediakan waktu untum menemani isteri, tidak lagi menyediakan waktu untuk saling bicara, tidak lagi sejalan dalam berbagai hal (keuangan, mendidik anaka, dll.). masing-masing sendiri, mengambil jalan sendiri-sendiri. seperti kata sebuah lagu: kau jalani jalanmu, ku jalani jalanku.
Di sinilah celah bagi si iblis masuk ke tengah-tengah suami dan isteri, menghembuskan godaan, dan semakin merentangkan jarak pemisah di dalam keluarga. Godaan mendatangkan keinginan, "Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut" Yakobus 1:15). keharmonisan yang diharapkan dalam keluarga akhirnya tidak tercapai. Suami dan isteri yang harusnya saling menopang, lebih memperhatiakn diri sendiri dan lupa akan kesatuan yang Allah inginkan dari kita.
Karena itu, lawanlah godaan, agar kita mampu mempertahankan isteri/suami, anak-anak, tetap dalam kekudusan Tuhan. Marilah saling menjaga, mengingatkan, dan menguatkan. agar kita semua menjauhi segala godaan yang merusak hubungan satu dengan yang lain, membuat kita semakin terpisah satu dengan lainnya, bahkan terpisah jauh dari Allah!

Komentar
Posting Komentar